“Gak usah kesusu, ning cepet”, atau tranlasinya dalam bahasa Indonesia adalah: “Tidak perlu terburu-buru, namun cepat.”
Kata-kata itu adalah sebuah nasehat dari seorang senior saya, pada sebuah perkumpulan rutin mingguan sekitar tahun 2004. Disaat itu saya sedang butuh masukan dan jalan keluar atas sebuah masalah.
Waktu itu saya bingung dengan literasi kata-katanya. Berulangkali saya coba bertanya apa artinya, dan berulang kali saya mendapat jawaban yang sama,
“Yang penting lihat ke dalam diri saja dulu, nanti pasti tahu artinya.” Sudah? Tampaknya begitu.Titik. Namun masih koma bagi saya, atau bahkan masih titik-titik kosong yang perlu diisi jawaban. Selengkapnya..
Filed under: RenuNGan , Intropeksi, Kebaikan



TeRespon