Yak-”Zone”

iMe…pourquoi?

TAI CHI dan ‘Chemistry’ tiap karakter pribadi…

Mungkin anda selalu tertarik dengan berbagai seni beladiri, dan seringkali begitu antusias saat melihat demo-demo dari berbagai aliran beladiri yang berbeda. Saya sendiri juga menyukai beragam alternatif pilihan itu dalam beladiri. Akibatnya, dulu saat masih SMA, saya mencoba mempelajari salah satu aliran dari Korea, seringkali mendapat teguran karena melakukan gerakan yang ‘diluar konteks’ atau pattern dari beladiri ini dari Sang Master. Saya sadar jika kesalahan itu karena kelalaian saya sendiri karena tidak ‘in the mood’ dan ‘involve’ dalam beladiri tersebut. Tentu juga, ‘kesalahan’ bukan pada beladiri-nya atau master-nya, tapi pada ‘irama’ tubuh dan ‘mood’ dan ‘pikiran’ saya yang tidak klop, sehingga saat berlatih menjadi tidak sreg. ‘This is not my style….’ Hal itu terulang lagi saat saya belajar seni beladiri yang lain. Ngomong-ngomong, pernah merasa begitu juga?.. :)

Setahun yang lalu, seseorang tiba-tiba mengirim pesan via YM dengan sebuah pertanyaan frontal begini, ‘Pak, apakah saya cocok belajar Tai Chi, karena saya ingin belajar Tai Chi.’ Sesaat saya hanya diam dan membaca pertanyaan itu dengan hati-hati. Lalu saya bertanya balik, ‘Apa yang anda harapkan dari berlatih Tai Chi?’. Langsung dijawab,’karena saya tertarik dengan model pertahanannya, saya menginginkan model beladiri yang efektif dan langsung ‘to the point’. Berapa lama saya bisa menguasai Tai Chi, karena saya membutuhkan beladiri yang praktis yang ‘straight’ saat saya berhadapan dengan lawan atau musuh. Karena saya pernah ikut beladiri dan tidak berhasil mengalahkan 3 orang preman yang mengeroyok saya.

Oh begitu, saya tidak yakin anda akan sabar belajar Tai Chi.’ Jawab saya.

Kenapa begitu pak?’,kejarnya.

Karena gerakan dalam Tai Chi tidak terputus-putus, dan lebih banyak menggunakan ‘rasa’ saat berlatih , bukan pikiran. Saya melihat anda lebih terbiasa menggunakan praktik pikiran untuk mengarahkan gerak, bukan menggunakan ‘rasa’.’

Anda benar. Bagaimana anda bisa tahu? Apakah karena itu saya tidak bisa belajar Tai Chi?

Tentu bisa, hanya saja Anda perlu mulai menggunakan rasa dan mengubah konsep dasar dari beladiri yang pernah diikuti sebelumnya.’

Cukup penggalan diatas saja saya nukil, karena yang seterusnya lebih kepada pribadi penanya. Sepenggal percakapan itu sebenarnya mewakili pertanyaan para calon pembelajar, peminat maupun pembelajar pemula Tai Chi yang mungkin terkendala dalam memahami konsep yang menjadi dasar dan kunci mempelajari seni beladiri ini. Mulanya antusiasme itu begitu menggebu dan terkadang diselimuti keraguan atau mungkin ‘berharap lebih’ untuk dapat cepat-cepat menguasai. Lagi-lagi karakter pribadi berperan disini. Karena setiap pribadi, unik. Tentu saja, ada yang gagal dan ada yang pelan namun pasti hingga akhirnya mendapat ‘pencerahan’ dan akhirnya BISA.

Yang saya ingin katakan disini adalah, bahwa pilihan apapun yang kita pilih dalam aliran seni beladiri, sebenarnya manifestasi ‘chemistry’ antara tiap pribadi dengan seni beladiri tersebut, baik ‘perform’, teknik, aspek eksternal maupun internal-nya, konsep dan filosofi yang menyertainya, atau apapun itu, termasuk pengalaman pribadi, watak pribadi dll sebagainya. Saya lebih suka mengatakan, ‘sudah jodoh’ atau ‘belum jodoh’ dalam situasi begitu.

Jadi, pilihan tentu saja ada ditangan anda sendiri. Lebih ‘gentle’ jika suatu ketika saat belajar beladiri apapun, termasuk Tai Chi, anda tidak serta merta menyalahkan teknik beladiri itu, atau menganggap Sang Guru tidak becus mengajar sesuai karakter anda. Karena bisa jadi anda sendiri yang ‘chemistry’nya tidak nyambung dengan karakter beladiri tersebut. Bagaimana?..

Salam hangat…. :)

Advertisement

Filed under: sERba-serBI,

4 Responses

  1. Wahyu Arcono says:

    Salam kenal, salam hormat,
    Sudah lama Aku ingin mengikuti tai chi… keinginan ini makin kuat… tapi tidak tau harus kemana..
    Jadi mohon bantuan ya mas.., alamat ku di jakarta timur cililitan, mungkin yg paling dekat saja.Terima kasih ya untuk bantuannya.
    Salam damai.

    • yakzone says:

      Salam kenal dan salam hormat juga Mas Wahyu,…
      Saya berusaha untuk tidak mempromosikan perguruan manapun, mungkin ada rekan2 sesama praktisi pembaca blog ini yang bisa membantu anda.
      Namun, tetap semangat !! :)
      terimakasih sudah mampir…

  2. Firmansyah Sutama says:

    Salam kenal, tulisan yang sangat bagus dan perlu dibaca oleh calon praktisi taichi dimanapun, karena sering terjadi calon praktisi yang tidak memahami karakteristik bela diri ini sehingga terjadi miss information yang mengakibatkan timbulnya salah persepsi terhadap taichi.

    Dengan memahami karakter bela diri yang sesuai dengan karakter pribadi akan memudahkan dalam memahami lebih dalam internal arts ini.

    Btw, mas nya latihan taichi didaerah mana mas?
    Thanks

    • yakzone says:

      Salam kenal juga Mas Firman …
      memang share tulisan ini agar pada akhirnya setiap orang merasa sreg dengan pilihan beladiri yang ingin ditekuninya, karena ada tipikal beladiri yang bisa dipelajari secara bersama karena kesamaan karakteristik, namun juga ada yang bertentangan … beberapa pembelajar seringkali ada yang mengalaminya, sehingga saya terkadang meminta dia melepas mainframe lamanya, saat ingin belajar tai chi … :)
      nb. saya latihan di rumah, disekitar monas, taman dekat apartemen sekitar Masjid Kemayoran, dan di Surabaya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Almanak

April 2010
M T W T F S S
« Mar   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

TransLatOR !!!

Blog Stats

  • 17,020 hits-pemBaca

Flickr Photos

float

Night Dance

Ice and a Slice

More Photos

Traffic Map – Posisi Moe …

Donasi ^_^

CO.CC

CO.CC:Free Domain
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.