Yak-“Zone”

iMe…pourquoi?

Fenomena Tahu Campur dan Rujak Cingur…

‘Mmm….mantep So, enak enak..menu langka..’‘, begitu kata teman lama sambil keringatan karena pedas menikmati sensasi khas tahu campur di trotoar Jl. Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat. Seperti tidak puas, dia  ancang-ancang mau memesan rujak cingur juga. ‘Mumpung ketemu So..menu langka, menu langka…’, dan begitu rujak cingur itu terhidang, dengan semangat reformasi, langsung sesendok dua sendok dan seterusnya, ulegan bumbu petis plus sayuran, tempe, tahu, lontong, timun dan cingur sudah pindah ke perutnya. Wuih, … sangat ganas dan bisa dibayangkan nasib organ pencernaannya menerima ‘pemasukan’ yang bercampur aduk seperti itu..hehe.:)

Sejak awal sudah saya duga kalo Mbah Paul (begitu kami biasa guyon) pasti akan bilang begitu, mengingat makanan ini jarang ada di Jakarta, dan kalo pun ada, dijamin jumlahnya hanya sedikit, dan itu pun rasanya kadang..yah begitu saja, masih jauh dari rasa khas asli di kota asalnya, Lamongan dan Surabaya.

Tahu Campur sendiri adalah makanan semacam sop sapi plus jerohan yang penghidangannya dicampur dengan petis, taoge rebus, slada, tahu, jemblem (semacam combro dari ketela pohon tapi tanpa isi) yang diiris kecil-kecil, plus mie keriting sebagai topping. Dihidangkan panas-panas, plus jeruk anget sudah cukup membuat Pak Bondan bilang ‘Mak Nyus..’ ato Fauzi Baadilah manggut-manggut sambil bilang ‘Ajiiiiiib‘…

Sedangkan Rujak Cingur wujudnya berupa campuran irisan tahu, tempe, sayuran (taoge dan kangkung rebus), ulegan petis+kacang+pisang klampok mentah sedikit plus air aga adonan menjadi seperti pasta dengan Cingur sebagai khasnya. Lebih baik tidak perlu tahu apa cingur itu, karena kalo anda tahu bahwa cingur itu hidungnya sapi, saya yakin anda akan berpikir dua kali untuk mencaplok jenis makanan khas Jawa Timur ini. Ato kalo terpaksa, anda bisa melahapnya dengan merem

Yang jelas, benang merah dua jenis masakan ini adalah petis. Sebuah bahan eksotik yang terbuat dari udang atau ikan-ikan kecil sisa hasil tangkapan nelayan yang tidak laku dijual, diolah dan dibikin menjadi pasta berwarna hitam, dengan aroma khas sedikit amis dan rasa yang khusus. Petis menjadi bahan inti yang membedakan Tahu Campur dengan Sop Daging/Babat dan Rujak Cingur dengan Karedok atau Gado-gado…

Mmm, bagi teman saya ini, menikmati Tahu Campur dan Rujak Cingur bukan sekedar menikmati sebuah hidangan, tapi ada nilai lebih untuk memenuhi hasrat kangen pada kampung kelahirannya. Lagi-lagi sebuah pelajaran untuk menghargai asal diri, dan penghormatan atas kenangan dimasa lalu yang tertuang dalam citarasa sebuah hidangan, untuk menjadi tenaga baru saat esoknya dia kembali bekerja…

Begitulah, sepertinya akan ada wisata kuliner lanjutan, karena saat berpisah, teman yang satu ini masih berkata, ‘ So, ntar kalo kesini lagi, kita cari yang khas lainnya ya…

Hmm, dan sudah terbersit dipikiran saya akan lezatnya Nasi Bebek ato Rawon..hehe, so pasti..the next…

Selamat menikmati….:)

Filed under: sERba-serBI,

2 Responses

  1. infogue says:

    Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!http://www.infogue.com
    http://kuliner.infogue.com/fenomena_tahu_campur_dan_rujak_cingur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Almanak

August 2008
M T W T F S S
    Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

TransLatOR !!!

Blog Stats

  • 82,596 hits-pemBaca

Flickr Photos

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

6922

More Photos

Traffic Map – Posisi Moe …

Donasi ^_^

CO.CC

CO.CC:Free Domain
%d bloggers like this: