Yak-“Zone”

iMe…pourquoi?

Menulis kebaikan dengan hati dan iman …

Seorang teman menyatakan singkat kalo dia ingin menulis blog, setidaknya ‘cuman sekedar pengen’ begitu istilahnya.

Lalu kata-katanya disambung lagi dengan kalimat ‘yang ditulis apa malah masih bingung’.
Saya jadi teringat saat baru pertama menulis ini, sdama juga, ‘tidak tahu apa yang mesti saya tulis’. Padahal banyak ide tulisan yang berseliweran dan saling berlomba untuk keluar dari otak dan hati saya, tapi lagi-lagi masalahnya adalah mana yang harus keluar duluan.
Pilihan sebenarnya banyak, menulis tema-tema yang aktual (yang terjadi saat ini) atau lepas dari koridor keaktualan, sehingga lebih bebas dan lepas, namun bisa jadi terjebak pada tema basi. Ah, lagi-lagi pilihan to?
Sampai akhirnya saya memutuskan untuk menulis lepas dan bebas, tidak terikat masalah keaktualan maupun ke’basi’an.
Itung-itung saya lebih menganggapnya sebagai sebuah ajang membelajari diri sendiri dan lingkungan, dan tentu saja tulisan itu nantinya bisa saya pertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Dan tentu saja, tulisan saya bisa memberi rasa optimis dan membuat saya pribadi dan yang membaca lebih dekat pada Sang Pencipta. Itu saja koridor yang saya pilih.

Saya mengamati bahwa setiap tulisan baik dalam format apapun, selalu memiliki muatan, bahkan tulisan sampah sekalipun. Muaranya tetap dua, mengajak kebaikan atau menjerumuskan pada kebatilan. Ada yang berpendapat bahwa ada yang disebut Zona Abu-abu, atau Zona Samar, yang secara pribadi saya menilainya sebagai ungkapan halus seorang penulis untuk menyamarkan pendapatnya tentang hal tersebut. Seolah-olah hal itu menjadi baik padahal buruk atau sebaliknya. Padahal yang buruk tetaplah buruk dan yang baik tetaplah baik, ada ‘pembatas’ yang jelas. Justru yang menyamarkan adalah orang-orang yang memiliki kecenderungan untuk mencampuradukkan keduanya,dan memoles sesuatu menjadi ‘tidak jelas’ atau membuat yang benar menjadi ‘tidak benar’. Disinilah, para penulis termasuk saya, yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Khalik diakherat nanti. Dan pasti akan dibedah juga, apakah ada ’embel-embel’ lain ketika para penulis menuliskan sesuatu, seperti ‘riya’, ‘ujub’, ‘dengki’, ‘ikhlas’, ‘dakwah’ dll, yang tidak akan muncul dan tertangkap oleh pembaca yang super cerdas sekalipun, kecuali oleh orang yang membaca dengan hati nurani.

Disisi lain, saya melihat menulis adalah sebuah ajang untuk melakukan ‘dakwah’ atas kebenaran yang saya yakini (melalui dien saya) dan tentu saja melalui perspektif saya, mengenai segala hal tentang persepsi saya terhadap
sesuatu. Karena setidaknya menulis bisa menjadi sebuah ‘ladang amal’ bagi saya untuk bekal pensiun di akherat nanti…

Ketika membaca hadis ini :

“Bersegeralah kalian melakukan amal shalih sebelum datangnya fitnah, dimana fitnah itu seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita. Pagi-pagi seorang masih beriman, tetapi di sore hari sudah menjadi kafir; dan di sore hari seseorang masih beriman, kemudian di pagi harinya sudah menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan secuil dunia.”

Shahih Muslim, Kitab Al Iman, Bab Al hatstsu ‘Ala Mubadaratil A’mal Qabla Tazharul Fitan 2: 133

, saya melihat sebuah peluang dan ancaman dari semakin mudahnya dan banyaknya media untuk mengungkapkan pikiran dan hati (baca : menulis), dan semakin mudahnya tulisan kita akan dibaca oleh orang, baik yang sependapat dengan kita maupun yang kontra sekalipun.

Muncul sebuah pertanyaan, apakah ‘fitnah’ yang dimaksud Rasulullah SAW dalam hadits shahih itu salah satu tool nya adalah tulisan, baik berupa blog, buku, majalah, artikel, dll dalam artian semua media (multi media). Apakah itu tentang apa yang kita tuliskan, apapun itu, dapat menjadi ‘fitnah’ yang jika bukan menimpa pada diri sendiri, bisa jadi mengenai orang lain yang dikenal maupun tidak. Mengingat bahwa dalam hadis itu dikatakan bahwa ‘fitnah itu seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita.’ dan memiliki kecepatan merubah keimanan yang begitu dahsyat seperti digambarkan ‘padi-pagi seorang masih beriman, tetapi di sore hari sudah menjadi kafir.’

Melintas dalam benak saya, seseorang berada didepan komputer di sebuah pagi yang cerah, sambil membaca blog tertentu tentang sebuah masalah yang berhubungan dengan keyakinan. Tadinya, sebelum membaca tulisan di blog itu, dia meyakini sebuah kebenaran yang bisa jadi benar dari Allah SWT dan Rasulullah SAW, namun saat membaca dia berpikir dan akal
pikirannya mulai mempertanyakan kembali keyakinan itu, sintetis, hipotesis dan akhirnya ada evaluasi. Tulisan di blog itu sunggu meyakinkan, dengan disertai bukti-bukti yang ‘masuk akal’ – logis, begitu menurut otak, seolah-olah lebih pintar dari ayat-ayat Tuhan, lambat laun akhirnya tiba pada sebuah kesimpulan. Yah, perubahan 180 derajat dari keyakinan semula. Tiba-tiba, dia menjadi seperti ‘tercerahkan’ atau merasa demikian, dan…wuuuz. Seperti yang disinyalir hadis tadi, sore harinya dia menjadi orang lain yang tidak sama dengan saat pagi tadi, sebelum membaca
tulisan di blog itu. Ah, bukankah itu adalah sebuah fitnah yang merambat begitu cepat, meracuni pikiran….hanya dengan sebuah tulisan…

Masya Allah, lagi-lagi saya tersadar, semoga saya tidak sedang menaburkan ‘racun’ bagi orang lain…

Filed under: RenuNGan, , ,

2 Responses

  1. arie_sant says:

    hehehehhee,,

    aku cma mao nambah coment aj,,,

    abis lg gk mood mkir,,,

    heheheheheheee

  2. affandi dinata says:

    memang baik untuk menulis, tapi yang terbaik adalah menulis tentang kebaikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Almanak

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

TransLatOR !!!

Blog Stats

  • 82,596 hits-pemBaca

Flickr Photos

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

6922

More Photos

Traffic Map – Posisi Moe …

Donasi ^_^

CO.CC

CO.CC:Free Domain
%d bloggers like this: