Yak-“Zone”

iMe…pourquoi?

Seperti air yang banyak membawa manfaat, namun tidak melawan…begitulah Tai Chi

Sengaja saya memberi judul demikian untuk artikel kali ini agar begitu membaca sekilas, para pembelajar bisa menangkap garis besar penjelasan yang saya uraikan nanti. Konsep air ini menjadi ‘pegangan dasar’ bagi pembelajar dan praktisi Tai Chi menghadapi berbagai bentuk pertarungan, entah itu dalam latihan atau pun saat bertarung sesungguhnya.

Kenapa air? ada apa dengan air? apa esensinya? lalu bagaimana penerapannya?…

Dalam Tai Chi, melawan kekuatan dengan kekuatan bisa dikatakan sebagai teknik dan strategi terburuk, karena pihak yang menang dan kalah akan sama-sama menderita. Strategi yang terbaik adalah memakai prinsipyang lunak mengatasi yang keras’.
Seorang filosof Tao, Lao Tze, mengungkapkan itu dalam syairnya:
Dari benda-benda yang paling lunak di dunia,
tidak ada hal yang lebih lunak dibanding air.
Benda apa pun yang keras,
akan dikalahkan oleh air.
Air tidak pernah berubah,
karenanya yang lunak mengalahkan yang keras,
yang lemah mengalahkan yang kuat.
Setiap orang mengetahui yang demikian,
tapi sedikit yang menerapkannya.

Jika yang lunak mengatasi yang keras, maka yang digunakan untuk mengatasi zat yang keras adalah dengan memanfaatkan zat yang terlunak. Dan air adalah zat terlunak itu. Dalam Tao, istilah ‘air’ tidak hanya merujuk pada air biasa. Air disini adalah sebuah simbol karakteristik yang diwakili oleh ‘air’, mengalir dan menyebar. Saat musuh menyerang, praktisi Tai Chi akan membiarkan gerakannya mengalir bebas mengatasi serangan, bukan melawan seperti sebuah tembok kokoh.
Seperti air yang mengalir, gerakannya mengalir berkelanjutan. Dalam pertarungan bebas, musuh bisa saja menggunakan serangan yang berbeda, yang bisa disimbolkan menjadi proses elemen yang berbeda, seperti logam (tajam, membelah), kayu (memukul,mematahkan), api (menyergap, membentur), dan tanah (membanting, menahan), apapun bentuk serangan itu, praktisi Tai Chi tidak perlu mengubah gerak mengalirnya, tetap konsisten mengikuti konsep ‘benda keras apapun dapat dikalahkan oleh air’. Seperti halnya air yang dapat membuat karat pada logam, membusukkan kayu, memadamkan api dan menghanyutkan tanah. Disaat elemen-elemen tersebut diubah oleh air, air tetap menjadi air, tetap menyatu, dan tetap lunak.
Pada prakteknya, musuh bisa saja melakukan sepuluh atau dua puluh gerakan yang berbeda, tapi praktisi Tai Chi hanya melakukan sebuah gerakan saja. Namun gerakan tersebut mengalir berkelanjutan dan membuat lawan kewalahan, seperti syair Lao Tze “Air tidak pernah berubah, karenanya yang lunak mengalahkan yang keras, yang lemah mengalahkan yang kuat”.
Konsep ‘mengalir’ dan ‘menyebar seperti air dipakai juga sebagai dasar pengembangan kesehatan dalam Tai Chi, yang diwujudkan dalam aliran energi yang harmonis. Apabila anda bergerak terputus-putus, maka chi akan terkunci dalam berbagai bagian tubuh, dan tidak tersebar mengalir ke seluruh tubuh, sehingga ada bagian otot atau organ tertentu yang terlalu berlebihan energi atau ditempat yang lain kekurangan energi. Hal ini bisa menyebabkan sakit. Tapi itu tidak terjadi jika energi anda mengalir dan menyebar ke seluruh tubuh terus menerus. (Baca juga artikel :‘Pernafasan dalam Tai Chi, ‘Menyelam di lautan energi”)

Yang paling baik adalah air,
air membawa segala manfaat tanpa melakukan perlawanan.
(Lao Tze)

Coba saja, tepuk dengan sekeras-kerasnya (sekuat tenaga) air yang ada di bak mandi … saya jamin anda akan basah kuyup terkena percikan air yang anda pukul itu. Silahkan pukul dibagian mana saja permukaan air yang anda anggap paling lemah … Semakin keras anda tepuk dan pukul air itu, semakin anda akan basah kuyup. Lakukan berulang-ulang sepuasnya, dan lihat siapa yang menang? Saya yakin anda akan menyerah dengan baju yang basah dan harus segera ganti baju jika tidak ingin masuk angin atau kedinginan…lalu bandingkan saat anda memukul sebongkah batu bata ….🙂

Terinspirasi ???…Selamat berlatih!!!

Filed under: sERba-serBI,

3 Responses

  1. AryaManggada says:

    Sjuta Makasih buat Suhu YakZone atas infona.. Saya pnah baca bahwa intisari taichi adalah nyambung terus gada putusna (petuah Thio Sam Hong Locousu kpd Bu Ki yg diajar taichi slama hanya 1 jam lgsg bisa..dlm kisah To Liong To..karangan Cin Yung.. luarbiasa..) btw
    Bagaimana dgn pukulan tenaga cadangan/hawa murni taiji? Apakah dgn sntuhan fisik lgsg atau berjarak? Trims para Suhu, suheng n suci atas pncrahanna..

    • yakzone says:

      Tidak perlu berlebihan Kang Arya …
      Konsep nyambung terus ga ada putus itu memang mengacu filosofi Air.
      Tentang pukulan tenaga cadangan/hawa murni taiji, apakah dengan sentuhan fisik atau berjarak? Saya pernah mencobanya dengan mereka yang biasa belajar energi (praktisi, misal reiki,prana) atau ala ilmu hikmah, silat stroom, dan tenaga dalam, ternyata bisa berjarak…sekitar 1 sd 3 meter an. Tapi bagi yang ‘bebal’, awam dan tidak peka, biasanya tidak berjarak dan menyentuh kulit. Begitu …
      Semoga penjelasannya bermanfaat. …🙂

  2. agus says:

    Saya ingin mempelajari tai chi, bgmn caranya? bisakah dipelajari sendiri via buku atau VCD mengingat aktifitas saya yg cukup padat. sementara ini saya tinggal di Cilegon, adakah tempat latihan disini?

    Trims.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Almanak

October 2010
M T W T F S S
« Apr   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

TransLatOR !!!

Blog Stats

  • 82,596 hits-pemBaca

Flickr Photos

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

6922

More Photos

Traffic Map – Posisi Moe …

Donasi ^_^

CO.CC

CO.CC:Free Domain
%d bloggers like this: